Pendidikan

Mendengar Dan Memahami, Kunci Dalam Komunikasi

Kamu bisa menunjukkan kamu peduli hanya dengan meluangkan waktu untuk mendengarkan tanpa menghakimi dan tanpa memberikan nasehat

Undang-undang PPHI Jurang Bagi Kaum Buruh

Undang-undang No. 13 Tahun 2003 dan undang-undang No. 2 Tahun 2004 sebagai buah kompromi politik di parlemen sudah pasti saran juga dengan kepentingan politik

Rentenir, Setan Kapitalisme Di Pabrik

Kaum buruh adalah mangsa empuk bagi lintah darat. Upah yang minim dan kebutuhan hidup yang tidak sebanding dengan besaran upah menyebabkan banyak buruh pada akhirnya dengan terpaksa menyerahkan batang lehernya kepada lintah darat

Mengetahui Hak-Hak Normatif Buruh

Hak normatif buruh adalah hak dasar buruh dalam hubungan kerja yang dilindungi dan dijamin dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku

Gerakan Buruh Adalah Perjuangan sejati Menuju Perubahan

Saat ini hanya serikat buruh sejatilah yang tetap konsisten dalam berjuang melawan ketidakadilan. Janji-janji busuk dan kebijakan-kebijakan populis tak mampu membeli idealisme kaum buruh

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Monday, 25 March 2019

Alumnus (Alumni Belum Lulus)

 Alumnus (Alumni Belum Lulus)

Oleh: Hesti Sitepu

“Aku malas belajar loh kak, aku mau main!” ujar bocah yang hari ini punya jadwal belajar dengan saya dengan nada bergetar menahan tangis.

Ini adalah gambaran dari salah satu siswa kelas 3 SD di sebuah sekolah “mahal” di salah satu kota di negeri ini Selama dua bulan terakhir, ia belajar privat dengan saya empat hari dalam seminggu. Dan selama dua bulan itu saya berusaha membuat ia senang belajar karena ia sangat benci belajar.

Itulah salah satu gambaran siswa di negeri ini. Belum lagi, fakta ada kurang lebih 630 ribu sarjana lulusan S1 yang menganggur. Para sarjana itu merupakan alumni dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Miris memang, namun inilah potret pendidikan kita yang fokus pada hasil (jumlah) dari pada kualitas (prestasi) sehingga ada begitu banyak alumni (sudah tamat kuliah) namun ternyata belum lulus (siap) berkarya di negeri ini.

Kondisi alumni ini, tentu terjadi akibat dari sistem pendidikan yang ada. Setidaknya ada tiga alasan yang kita lihat dari sistem pendidikan di negeri ini.

Pertama, pendidikan di negeri ini cenderung memaksa. Hal sangat terlihat dimasa saya SD pada tahun 90an, pada masa itu hampir semua guru mata pelajaran menekankan agar menghapal materi. Mulai dari matematika hingga olahraga. Kebanyakan sekolah seperti rumah hapalan.